Menu
Iklan

Tes CPS

Uji jumlah klik per detikmu dalam ronde 1 sampai 60 detik, dengan penghitungan yang ramah jitter click dan butterfly click.

Oleh Nethanel Bar, Co-founder & CEO

Terakhir diperbarui

Siap benar-benar belajar coding?

Coddy mengajarimu dengan menulis kode sungguhan di browser: pelajaran interaktif, umpan balik instan, dan bantuan AI saat kamu buntu.

Apa itu tes CPS?

Tes CPS mengukur berapa kali kamu bisa mengklik mouse (atau mengetuk layar) per detik. CPS adalah singkatan dari clicks per second: total klik dibagi panjang ronde. Tes ini menjadi patokan standar di komunitas PvP Minecraft, di mana klik yang lebih cepat berarti lebih banyak pukulan per detik, lalu menyebar dari sana menjadi tantangan refleks dan ketangkasan secara umum.

Tes ini menghitung setiap tekanan tepat saat tombolmu turun, jadi teknik klik super cepat terhitung penuh: klik biasa (sekitar 4 sampai 7 CPS), jitter clicking (sekitar 9 sampai 14 CPS, dengan menggetarkan lengan bawah), butterfly clicking (sekitar 15 sampai 25 CPS, dengan dua jari bergantian di satu tombol), dan drag clicking pada mouse yang cocok. Di ponsel atau tablet, ketukan dihitung dengan cara yang sama.

Pilih panjang ronde sesuai yang ingin kamu ukur: ronde 1 dan 5 detik menguji kecepatan sesaat, 10 detik adalah patokan klasik yang dirujuk sebagian besar skor CPS, dan 30 atau 60 detik menguji daya tahan, karena kecepatan hampir semua orang turun tajam setelah sepuluh detik pertama. Semuanya berjalan di browser-mu dan skormu tidak pernah meninggalkan halaman.

Yang akan kamu pelajari saat menguji CPS

  • CPS adalah sebuah rate: klik ÷ detik. Menggandakan panjang ronde jarang menggandakan jumlah klikmu. Klik yang berkelanjutan jauh lebih sulit daripada ledakan singkat, itulah sebabnya skor CPS 60 detik selalu lebih rendah daripada skor 1 detik.
  • Setiap tekanan terhitung tepat saat tombol turun. Software mengukur 'pointer down' dan 'pointer up' sebagai event terpisah. Game dan tes ini menghitung event down, itulah sebabnya kecepatan melepas tombol tidak berpengaruh.
  • Teknik klik adalah soal ergonomi yang nyata: jitter clicking menegangkan lengan bawah untuk menggetarkan jari, butterfly clicking memakai dua jari bergantian, dan masing-masing kira-kira menggandakan batas atas klik biasa.
  • Rata-rata menyembunyikan variasi. Jalankan tes 10 detik yang sama tiga kali dan skormu bisa berbeda 1 sampai 2 CPS. Patokan refleks butuh beberapa kali percobaan sebelum angkanya bermakna.

Cara mengikuti tes CPS

  1. Pilih durasi

    1 atau 5 detik untuk kecepatan sesaat, 10 detik untuk patokan standar, 30 atau 60 detik untuk daya tahan. Skor dari durasi yang berbeda tidak bisa dibandingkan.

  2. Klik area tes untuk mulai

    Timer mulai saat klik pertamamu, bukan sebelumnya, jadi kamu tidak kehilangan waktu karena reaksi. Setiap tekanan berikutnya menambah hitunganmu.

  3. Klik secepat mungkin sampai timer habis

    Perhatikan penghitung live dan detik yang terus berkurang. Di ponsel, ketuk dengan jari sebanyak yang kamu mau, karena setiap sentuhan terhitung.

  4. Baca skor dan peringkatmu

    CPS-mu adalah total klik dibagi panjang ronde. Peringkat hewan memberimu penilaian cepat, dari kura-kura sampai cheetah, dan rekor terbaikmu di sesi ini dicatat supaya kamu punya angka untuk dikalahkan.

Patokan CPS

Rentang klik per detik yang umum dalam ronde 10 detik.

CPSLevelArtinya
1-3Kura-kuraKlik santai, satu jari, tanpa teknik
4-6Rata-rataTempat kebanyakan orang berada dengan klik biasa
7-8CepatKlik biasa yang cepat, batas atas tanpa teknik khusus
9-12Zona jitterBiasanya butuh jitter clicking atau jari yang sangat terlatih
13-20Zona butterflyWilayah butterfly clicking dengan dua jari
20+Drag clickingBiasanya drag clicking pada mouse dengan switch dan permukaan yang cocok

Teknik untuk menaikkan CPS-mu

Jitter clicking

Tegangkan lengan bawahmu sampai tanganmu bergetar, lalu biarkan getaran itu menekan tombol. Awalnya terasa aneh dan butuh latihan untuk tetap membidik sambil melakukannya. Hasil umumnya 9 sampai 14 CPS.

Kecepatannya berasal dari getaran otot, bukan dari tekanan jari satu per satu, itulah sebabnya teknik ini mengalahkan klik biasa. Ambil jeda: teknik ini benar-benar melelahkan lengan bawah.

Butterfly clicking

Letakkan dua jari (biasanya telunjuk dan jari tengah) di tombol yang sama lalu tekan bergantian. Setiap jari hanya perlu setengah kecepatan, jadi rate gabungannya kira-kira dua kali lipat. Dengan latihan, 15 sampai 25 CPS cukup umum.

Jari yang bergantian membagi dua beban kerja tiap jari. Perlu dicatat, beberapa server game melarang butterfly clicking karena bisa memicu deteksi double-click.

Perbaiki genggamanmu dulu

Sebelum belajar teknik apa pun: jaga pergelangan tangan tetap rileks, tahan jarimu dekat di atas tombol, dan klik dari sendi jari, bukan dengan mengangkat seluruh jari tinggi-tinggi di antara tekanan.

Kebanyakan orang kehilangan CPS karena jarak tempuh, yaitu jari yang bergerak naik turun lebih jauh dari yang perlu. Jarak tempuh yang lebih pendek adalah kecepatan gratis tanpa teknik apa pun.

Kesalahan umum saat tes CPS

  • Membandingkan skor dari durasi yang berbeda. Ledakan 1 detik dengan 10 CPS dan rata-rata 60 detik dengan 10 CPS adalah pencapaian yang sangat berbeda. Selalu sebutkan panjang ronde bersama skornya.
  • Tes sekali lalu menganggap angkanya sebagai CPS-mu. Kecepatan klik berbeda dari satu percobaan ke percobaan lain; ambil yang terbaik dari tiga atau rata-rata dari lima sebelum membandingkan dengan teman.
  • Mencengkeram mouse terlalu kuat. Ketegangan memperlambat klik biasa. Tekanan genggaman hanya membantu jitter clicking, dan itu pun setelah kamu menguasai tekniknya.
  • Membandingkan skor trackpad dengan skor mouse. Trackpad menyaring klik dan sering mentok di sekitar 6 sampai 8 CPS secepat apa pun jarimu.
  • Berlatih sampai lengan bawahmu sakit. Jitter clicking terutama membebani lengan bawah. Kalau sakit, berhenti. Tidak ada papan peringkat yang sebanding dengan cedera akibat gerakan berulang.

FAQ Tes CPS

Berapa skor CPS yang bagus?

Dalam ronde 10 detik: 4 sampai 6 CPS itu rata-rata, 7 sampai 8 tergolong cepat untuk klik biasa, dan 9 ke atas biasanya berarti memakai teknik jitter atau butterfly. Skor yang disebut sebagai rekor dunia oleh komunitas kecepatan klik berada di atas 20 CPS dengan drag clicking.

Apa arti jitter clicking dan butterfly clicking?

Jitter clicking menegangkan lengan bawah sampai tangan bergetar dan getaran itu menekan tombol (sekitar 9 sampai 14 CPS). Butterfly clicking memakai dua jari bergantian di satu tombol (sekitar 15 sampai 25 CPS). Drag clicking menggeser jari di atas tombol bertekstur sehingga switch-nya memantul dan mencatat banyak klik dalam satu gerakan (20+ CPS).

Kenapa timer mulai saat klik pertama saya?
Supaya waktu reaksimu tidak memakan waktu ronde. Tes yang dimulai dengan hitungan mundur mengukur reaksi ditambah kecepatan; mulai saat klik pertama memisahkan murni kecepatan klik, dan itulah arti CPS.
Apakah tes ini bisa dipakai di ponsel?

Bisa. Setiap sentuhan di area tes dihitung sebagai klik, termasuk ketukan dengan beberapa jari. Skor ketukan cenderung lebih tinggi daripada skor mouse, jadi bandingkan yang sejenis.

Kenapa CPS saya lebih rendah di ronde yang lebih panjang?

Kelelahan. Hampir semua orang mengklik paling cepat di dua atau tiga detik pertama, lalu turun 20 sampai 40% saat otot jari mulai lelah. Itulah sebabnya ronde 10 detik menjadi patokan standar: cukup panjang untuk tidak menguntungkan ledakan singkat, cukup pendek untuk tetap seru.

Apakah skor saya diunggah ke suatu tempat?

Tidak. Penghitung, timer, dan rekor terbaik sesi ini semuanya ada di tab browser-mu. Muat ulang halaman dan semuanya kembali dari awal. Tidak ada yang dikirim ke server.

Pelajari lebih lanjut

Alat developer lainnya

Ilustrasi bahasa pemrograman di Coddy

Belajar coding dengan Coddy

Mulai