“Aku bakal mulai proyek itu hari Senin nanti.” “Aku bakal selesaikan pelajaran itu kalau kerjaan sudah agak santai.” “Aku mau nunggu akhir pekan saja biar bisa benar-benar fokus.”
Kita semua tahu rasanya menunggu “waktu yang tepat” untuk memulai kebiasaan baru. Memang, membangun dan mempertahankan suatu kebiasaan itu sulit, itulah mengapa kita sering menunggu hari Senin depan atau tanggal 1 bulan depan untuk mulai serius. Atau, kita terus menunda hal-hal yang sebenarnya kita tahu harus segera dilakukan.
Ketika daftar tugasmu penuh dengan belajar framework baru dan dokumentasi yang tiada habisnya, menunggu justru menjadi jebakan. Tidak ada yang namanya waktu yang tepat: kita sendirilah yang menentukannya, dan satu-satunya waktu yang benar-benar kita miliki adalah saat ini.
Menunggu "waktu yang tepat" membuat kita tidak pernah mulai. Skenario terbaiknya, kita mulai, tetapi kemungkinan besar akan sulit untuk terus konsisten. Para developer yang menciptakan hal-hal luar biasa tidak menunggu hari Senin depan atau tanggal 1 awal bulan. Mereka tahu bahwa meluangkan waktu 15 menit setiap hari jauh lebih berharga daripada rencana belajar lima jam yang tidak pernah terwujud.
Coding adalah keterampilan yang berkembang melalui latihan, tetapi hanya jika kamu melakukannya setiap hari. Konsistensi adalah kebiasaan yang kita bangun, sama seperti kode itu sendiri. Ketika kita mulai sekarang, tidak peduli hari apa ini, kita berhenti membuat alasan dan mulai membuat progres.
Untuk memutus siklus "mulai besok", kita perlu mengubah cara kita memandang hari-hari kita. Untuk itu, mari kita lihat tujuh kebiasaan harian yang bisa membantumu menjadi developer yang lebih baik. Yuk, kita bahas!

1. Berkomitmen pada Code Streak
Ada alasan psikologis di balik mengapa streak berhasil. Streak harian, yang melacak berapa hari berturut-turut kamu aktif, membantumu membangun kebiasaan. Fitur ini mengubah tugas rutin menjadi permainan yang tidak ingin dilewatkan oleh siapa pun.
Jika kamu meluangkan waktu dan memberikan ekstra 1% saja setiap hari, kamu akan menjadi hampir 38 times lebih baik di akhir tahun. Namun, jika kamu membiarkan dirimu malas-malasan bahkan hanya 1% setiap hari, kemampuanmu praktis akan turun hingga mendekati nol. Jadi, apakah kamu sedang membangun kekuatan super atau justru membiarkannya hilang begitu saja?

Loss aversion (keengganan merugi) adalah insting alami untuk melindungi apa yang sudah kita bangun. Jadi, 'beban' mental karena merusak streak 20 hari menjadi lebih besar daripada usaha untuk menyelesaikan kuis 5 menit. Kehilangan momentum terasa lebih menyakitkan daripada usaha yang dibutuhkan untuk mempertahankannya. Hal inilah yang membuatmu tetap konsisten, bahkan saat jadwalmu sedang padat.
Hal ini juga menyisakan sedikit tugas yang belum selesai di pikiranmu (ini disebut Efek Zeigarnik). Otakmu tidak suka membiarkan sesuatu menggantung, sehingga ia akan terus memikirkan masalah tersebut sampai selesai.
Dan, jika ada kesibukan lain yang mengganggu, jangan menyalahkan dirimu sendiri, kamu kan bukan robot! Aturan praktis yang bagus adalah hindari bolos dua hari berturut-turut. Bolos satu hari mungkin karena situasi darurat, tetapi bolos dua hari berturut-turut adalah awal dari kebiasaan baru yang tidak keinginan, yaitu tidak coding.
2. Selesaikan Satu Tantangan Coding
Jika kamu melihat soal matematika yang sudah selesai dikerjakan, kamu mungkin berpikir, "Oh, aku paham." Namun, jika kamu harus menyelesaikan soal yang sama di selembar kertas kosong tanpa bantuan, kamu mungkin akan bingung. Untuk benar-benar memahami suatu solusi, kita perlu melakukan lebih dari sekadar menonton: kita harus membangunnya sendiri.
Dalam teknik atau fisika, kita tidak belajar dengan menghafal hasil akhir, melainkan melalui langkah-langkahnya. Pemrograman pun tidak ada bedanya. Bahkan jika kita menulis ulang fungsi yang baru saja kita tonton di video, mengetikkan kode dan menekan tombol "run" adalah hal yang mengubah logika tersebut menjadi sesuatu yang nyata dan benar-benar berfungsi.
Setelah kamu menyelesaikan suatu pelajaran, cobalah untuk menulis ulang logika yang sama di file kosong berdasarkan ingatanmu. Jika kamu buntu dan harus mengintip solusinya, jangan khawatir: proses melewati langkah-langkah itu sendiri yang membuat pemahamanmu melekat erat.
Momen "aha!" terjadi saat kodemu error dan kamu harus mencari jalan keluarnya sendiri. Dengan membuktikan logika itu kepada dirimu sendiri, kamu mulai memahami alasan di balik setiap langkah. Siapa tahu, mungkin kamu akan menemukan cara yang lebih baik untuk membangunnya dibanding versi yang kamu ikuti sebelumnya!
3. Uji Pengetahuanmu dengan Kuis
Jangan menunggu sampai wawancara kerja yang krusial untuk menyadari bahwa kamu lupa cara kerja fungsi atau perulangan logika. Kuis itu seperti taman bermain tempat kamu bisa mencari celah dalam pemahamanmu. Anggap saja ini sebagai ruang aman untuk melatih pengetahuanmu: cara untuk melihat bagian mana yang butuh perhatian lebih tanpa perlu merasa stres.
Ini semua tentang active recall, istilah keren untuk memindahkan informasi ke dalam memori jangka panjangmu. Dengan memanggil kembali jawaban dari kepalamu alih-alih hanya membacanya dari halaman, kamu membuat pengetahuan tersebut jauh lebih mudah diakses saat kamu sedang asyik coding nanti.
Memantau progresmu sesekali adalah cara yang bagus untuk membangun energi positif bahwa "aku bisa melakukannya". Ini akan memberimu rasa percaya diri yang kamu butuhkan saat berada di bawah tekanan.

4. Periksa Penjelasan AI
Banyak developer menggunakan AI untuk memahami cara kerja di balik sebaris kode. Saat kamu menggunakan AI untuk membantumu, usahakan jangan hanya menyalin dan menempelkan jawabannya. Sebaliknya, luangkan waktu sejenak untuk melihat penjelasan yang diberikan oleh AI. Mintalah AI untuk menjelaskan logika atau alasan di balik solusi spesifik tersebut.
Memeriksa logika AI adalah cara yang bagus untuk melatih pemikiranmu sendiri. Dengan memperhatikan mengapa suatu solusi berhasil, kamu melatih otakmu untuk mengenali pola-pola tersebut. Kebiasaan ini membantumu membangun keterampilan yang kamu butuhkan untuk menyelesaikan masalah serupa secara mandiri di masa mendatang.
Jika tertarik, baca selengkapnya di: Kecerdasan Buatan untuk Pemula: Cara Berinteraksi dengan AI
5. Debug di Mana Saja
Karena kamu bisa coding dari mana saja (selama punya koneksi internet yang stabil, tentunya), cobalah memanfaatkan celah waktu kecil di harimu untuk menyelesaikan satu pelajaran.
Bagian terbaik dari alat-alat modern saat ini adalah kamu tidak harus terpaku di meja kerja. Kita semua pasti pernah mengalami momen ketika sebuah solusi tiba-tiba muncul di kepala saat kita sedang jauh dari layar. Gunakan waktu-waktu senggang tersebut, seperti saat menunggu kopi, naik bus, atau sekadar bersantai, untuk menyelesaikan satu pelajaran singkat lewat ponsel. Ini adalah cara yang bagus untuk menjaga momentummu tanpa tekanan dari sesi belajar yang panjang.
Menjauh sejenak dari meja kerjamu juga membantu otak tetap fleksibel. Ketika kamu mengubah lingkungan sekitar, kamu tidak lagi bergantung pada "duduk di meja kerja" sebagai satu-satunya pemicu untuk berpikir jernih. Ini melatihmu untuk berpikir seperti seorang developer di mana pun kamu berada.
Membuat progres dalam sesi-sesi singkat ini membantu kita tetap konsisten. Ini tentang bagaimana membuat kebiasaan tersebut menyesuaikan dengan hidup kita, alih-alih memaksa hidup kita menyesuaikan dengan kebiasaan tersebut, yang merupakan cara terbaik untuk menghindari burnout.
6. Lihat Kembali Sertifikatmu
Setiap satu atau dua minggu sekali, kita bisa meluangkan waktu sejenak untuk melihat kembali apa yang telah kita capai. Memperbarui profil LinkedIn atau resume dengan keterampilan yang telah kamu kuasai akan menjaga profilmu tetap segar dan momentummu tetap tinggi.
Meninjau sertifikat yang telah kamu dapatkan adalah cara nyata untuk melihat progresmu secara tertulis. Menyadari seberapa banyak yang telah benar-benar kamu pelajari adalah sebuah pencapaian besar, terutama di saat-saat ketika materi pelajaran terasa sulit.
Kebiasaan ini menciptakan lingkaran umpan balik yang positif. Ketika kamu melihat seberapa jauh kamu telah melangkah dan rekam jejak kerja kerasmu, kamu akan lebih termotivasi untuk terus maju. Ini adalah momen yang menyenangkan untuk rehat sejenak dari rutinitas harian dan menyadari keahlian baru yang telah kamu tambahkan ke dalam portofoliomu.
Merayakan pencapaianmu, sekecil apa pun itu, adalah cara yang bagus untuk tetap termotivasi dalam jangka panjang.
7. Berkompetisi dan Berkolaborasi
Coding memang bisa terasa sepi, tetapi tidak harus selalu begitu! Platform seperti Coddy memudahkanmu menemukan orang lain yang sedang mempelajari hal yang sama denganmu. Di dalam setiap pelajaran dan kursus interaktif kami, kamu bisa melihat progresmu dibandingkan dengan pengguna lain.
Memeriksa papan peringkat (leaderboard) adalah cara untuk melihat bagaimana progres pembelajar lainnya. Kompetisi yang sehat ini menjaga motivasimu tetap tinggi dan mengingatkanmu bahwa kamu tidak berjuang sendirian. Jauh lebih mudah untuk tetap berada di jalur yang benar ketika kamu melihat komunitas global bekerja menuju tujuan yang sama. Dengan memantau papan peringkat, kamu mengubah latihan harianmu menjadi pengalaman bersama.
Selain itu, terhubung dengan orang lain tidak hanya membuatmu menjadi coder yang lebih baik, tetapi juga membuat seluruh perjalanan belajar ini jadi jauh lebih menyenangkan!
Siap Menjadi Developer yang Lebih Baik?
Untuk menjadi developer yang lebih baik, kamu tidak perlu melakukan perubahan gaya hidup secara total: ini sebenarnya hanya tentang menemukan rutinitas yang cocok untuk dirimu.
Baik kamu ingin mempelajari bahasa pemrograman baru atau hanya ingin menjaga agar keterampilanmu tidak tumpul, tujuannya adalah membuat progres dengan cara yang sesuai dengan gaya hidupmu.
Jika kamu penasaran ingin merasakan bagaimana rasanya pencapaian kecil harian ini, langsung saja ikuti salah satu pelajaran di Coddy dan mulailah belajar hari ini!
Share this article
About the Author
Jana Simeonovska
Content Strategist & Writer
Frequently Asked Questions
Apa itu daily streak?
“Daily streak” biasanya merupakan cara untuk menjaga keterlibatan pengguna dengan menawarkan hadiah yang semakin LAMA semakin BAIK jika pengguna terus aktif dalam streak tersebut. Alasannya adalah agar pengguna terus log in setiap hari karena mereka ingin hadiahnya terus membaik dan ingin mendapatkan hadiah besar di akhir.
Bagaimana cara agar lebih jago coding?
Latihan, latihan, dan latihan.
Menerapkan pengetahuanmu dan menantang dirimu sendiri bisa memaksamu untuk berkembang secara signifikan dengan cara yang tidak akan kamu dapatkan hanya dari membaca buku atau menghadiri kuliah. Jika kamu ingin coding dengan lebih baik, kamu harus meluangkan waktu untuk coding.
Haruskah latihan coding setiap hari?
Pertama-beda, latihan harian memanfaatkan kekuatan kebiasaan dan konsistensi. Dengan berlatih setiap hari, kamu memperkuat jalur saraf baru yang terkait dengan coding, sehingga meningkatkan keterampilan dan efisiensimu. Tentu saja, memulai dan membentuk kebiasaan itu memang sulit, tetapi semuanya akan terakumulasi seiring berjalannya waktu.
Bagaimana cara menjadi hebat dalam development?
Selesaikan masalah nyata! Kamu menjadi developer yang baik bukan hanya karena menguasai bahasa pemrograman. Kamu menjadi hebat karena memiliki keterampilan untuk memecahkan masalah. Masalah tersebut bisa bervariasi, mulai dari compilation error hingga menangani proses bisnis di perusahaanmu.
Apakah disarankan menggunakan AI untuk coding?
AI adalah alat yang sangat ampuh untuk belajar coding, tetapi seperti alat lainnya, AI harus digunakan dengan bijak. Ketergantungan yang berlebihan dapat melemahkan pemikiran kritis dan keterampilan memecahkan masalah, sedangkan penggunaan yang strategis dapat mempercepat proses belajarmu.


