Fungsi IF
Termasuk bagian Dasar-Dasar dalam perjalanan Excel di Coddy. Pelajaran 34 dari 42.
Sejauh ini, setiap rumus selalu memberikan satu jawaban. Namun, kehidupan nyata penuh dengan keputusan: jika hujan, bawa payung, jika tidak, bawa kacamata hitam. Excel membuat keputusan dengan fungsi IF:
=IF(condition, value_if_true, value_if_false)IF memiliki tepat tiga bagian, yang dipisahkan dengan koma. Pertama, kondisi, yaitu pertanyaan dengan jawaban ya/tidak, seperti A1>=60 ("apakah A1 setidaknya 60?"). Lalu, jawaban yang ditampilkan saat kondisi bernilai true, dan terakhir, jawaban saat kondisi bernilai false.
=IF(A1>=60, "pass", "fail")Jika A1 berisi 75, rumus ini menampilkan pass. Ubah A1 menjadi 40 dan rumus yang sama akan menampilkan fail, rumus ini menentukan ulang hasilnya setiap kali data berubah. Perhatikan tanda kutip di sekitar pass dan fail: jawaban berupa teks selalu ditulis dalam tanda kutip ganda, agar Excel tahu bahwa itu adalah kata-kata yang harus ditampilkan, bukan nama sel.
Jawabannya tidak harus berupa teks. =IF(A1>100, A1*0.9, A1) memberikan diskon 10% hanya untuk pesanan di atas 100. Angka, rumus, dan teks semuanya bisa menjadi jawaban benar atau salah. Satu kondisi, dua kemungkinan hasil: itulah IF.
Coba sendiri
Pelajaran ini tidak memiliki tantangan kode.
Pelajaran ini berisi kuis singkat. Mulai pelajarannya untuk menjawab kuis dan melacak progresmu.
Semua pelajaran di Dasar-Dasar
1Mengenal Spreadsheet
Apa Itu Spreadsheet?Sel dan ReferensiSel PertamamuBaris, Kolom, dan KisiUlasan: Mengenal Kisi4Referensi Sel
Merujuk ke Sel LainRumus yang DiperbaruiRumus BerantaiRentang dari A1 hingga A10Ulasan: Referensi Sel7Pengambilan Keputusan dengan IF
Fungsi IFMenulis IFOperator PerbandinganIF BersarangRangkuman: Pengambilan Keputusan dengan IFLatihan sendiri: Playground Excel